Terlalu menyibukkan diri dengan karir dan pekerjaan tak hanya membikin stres, tetapi juga membuat tubuh jadi lemah karena jarang berolahraga. Duduk seharian di kantor dan memandangi komputer, bagaimana bisa badan jadi fit kalau tidak diiringi olahraga?

“Karena olahraga adalah gaya hidup sehat dan merupakan skill, maka sebaiknya setiap karyawan belajar dulu tentang gaya hidup sehat, olahraga, makan, manajemen energi, dan menyesuaikan dengan kondisi masing-masing. Ini yang saya bagikan di setiap seminar di perusahaan yang menginginkan karyawannya peak performance, meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya kesehatan,” ungkap dr Phaidon L Toruan, dokter dan trainer hidup sehat kepada detikHealth seperti ditulis pada Rabu (26/12/2012).

Memahami gaya hidup sehat adalah basic dari kebugaran jasmani dan pikiran. Apabila sudah dapat menerapkan dengan baik, tentu para karyawan dengan sendirinya akan memiliki kesadaran pentingnya menjaga kesehatan dengan mengelola asupan nutrisi serta berolahraga secara teratur.

Bagi orang yang banyak beraktivitas di kantor, dokter yang bisa dikontak di www.DokterPhaidon.com ini menganjurkan untuk banyak melakukan aktivitas aerobik, stretching dan latihan beban. Aktivitas aerobik misalnya lari, sepeda, berenang. Latihan beban bisa melakukan push up dan squat atau pergi ke gym untuk mengolah tubuh.

“Waktunya 3-4 kali seminggu dan setiap sesi teorinya 30 menit. Tetapi untuk sebagian orang, hal ini mengganggu dan membuat malas. Maka usahakan 15 menit saja olahraga. Dengan 15 menit orang selalu ada waktu dan apabila asyik bisa diteruskan. Kalau sedang malas atau dikejar waktu untuk aktivitas lain, toh 15 menit sudah lumayan,” papar dokter yang menulis buku berjudul ‘Fit for Success’ ini.

Walau demikian, tak gampang memang membuat karyawan mau melakukan olahraga. Banyak yang beralasan sudah capek disibukkan dengan aktivitas di kantor. Untuk mengatasinya, dr Phaidon menegaskan bahwa karyawan harus diubah dulu mindsetnya, bisa dibantu oleh dokter yang ahli mengubah mindset sehingga karyawan merasa mendapat manfaat untuk dirinya sendiri.

“Misalnya untuk karyawan pria, daripada mengatakan manfaatnya untuk kesehatan jantung, lebih baik dikatakan untuk meningkatkan kebugaran seks. Untuk karyawan wanita dikatakan bermanfaat buat program pembentukan tubuh. Dengan mengkombinasikan mindset dan pengetahuan yang baik, maka target 3-4 kali seminggu akan dijalankan dengan sukarela,” terang dr Phaidon.

 

sumber:https://health.detik.com/ulasan-khas/d-2126635/ini-caranya-agar-karyawan-sibuk-mau-berolahraga