Seringkali kita terjebak dengan anggapan, makan setelah olahraga membuat kerja keras kita sia-sia. Tapi, makan sebelum olahraga juga sama-sama mubazirnya karena setelah olahraga kita tetap merasa lapar. Duh, jadi sebetulnya mana yang benar sih?

Ternyata jawabannya adalah keduanya. Lho kok bisa? Menurut Dr. Nancy Cohen, kepala departemen nutrisi dari University of Massachusetts, bagaimana dan kapan kamu harus mengisi ‘bahan bakar’ pada tubuhmu saat berolahraga, pada dasarnya sama. Yang membedakan adalah rutinitas olahraga yang kamu lakoni membutuhkan trik untuk mengakalinya, baik dari waktu maupun pilihan makanannya.

“Secara umum, disarankan untuk makan makanan yang tinggi karbohidrat dan protein tetapi rendah lemak sekitar tiga sampai empat jam sebelum olahraga,” ujar Cohen. Hal ini berlaku buat kamu yang ingin membentuk tubuh, baik menaikkan berat badan atau pun menurunkannya.

Makanan yang tepat menentukan pembentukan tubuhmu.

Selain waktu yang pas, kamu juga gak boleh sembarangan mengkonsumsi asupan energimu sebelum dan sesudah berolahraga.

Untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, disarankan mengkonsumsi karbohidrat. Lho, kok karbohidrat?

Jangan berburuk sangka dulu dengan karbohidrat dalam urusan menurunkan berat badan. Barangkali memang terdengar kontradiktif, namun karbohidrat kompleks seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran yang sifatnya seperti tepung akan memberikanmu energi ekstra selama berolahraga.

Keuntungannya, karbohidrat tersebut mengandung serat dan bermacam nutrisi, tidak seperti karbohidrat murni layaknya roti putih, cookies atau makanan-makanan kemasan.

Cohen tidak menyarankan mengkonsumsi lemak sebelum berolahraga. Ini dikarenakan sifat lemak yang lambat dicerna. Protein sangat disarankan untuk menunjang pembentukan otot. Kamu bisa mendapatkan manfaatnya dengan mengkonsumsi daging sapi dan ayam yang mengandung asam amino tinggi.

Setelah berolahraga, makannya apa ya?

Setelah mengeluarkan energi yang begitu banyak saat berolahraga, konsumsilah makanan atau minuman dengan protein tinggi. Ini akan mengenyangkan perutmu dan memasok energi, tapi tidak membuat tubuhmu terasa ‘berat’.

Ternyata untuk memelihara keseimbangan tubuh juga mengenai apa dan kapan makanan tersebut seharusnya dikonsumsi ya. Semoga informasi ini mencerahkan kegalauanmu ya.

 

sumber:https://www.idntimes.com/food/diet/sophia-marie/makan-sebelum-atau-sesudah-olahraga-1/full