Jika hanya dibayangkan, anjuran olahraga saat puasa adalah sesuatu yang menyiksa diri. Lagi berjuang menahan lapar, badan lemas, lesu, dan kurang tenaga malah disuruh olahraga. Pastilah semakin terasa lapar dan haus, badan semakin lemas, dan tak bertenaga. Padahal itu hanyalah bayangan semu, yang tidak akan terjadi jika kita benar-benar melakukan olahraga di bulan Ramadhan.

Bagi orang yang jarang berolahraga atau tidak pernah sama sekali, bayangan semu tersebut akan menghinggapi dirinya. Tetapi bagi mereka yang sudah rutin berolahraga, akan selalu berupaya untuk tetap berolahraga meskipun sedang berpuasa. Karena mereka telah merasakan manfaat luar biasa dari olahraga, terutama olahraga di bulan puasa. Manfaat tersebut diantaranya :

  1. 1. Detoksifikasi tubuh tetap lancar

Detoksifikasi atau pengeluaran racun dalam tubuh terjadi pada saat sistem pencernaan kita bekerja. Bila kita sedang puasa berarti sistem pencernaan kita sedang istirahat. Di sinilah pentingnya berolahraga saat puasa. Olahraga akan mengoptimalkan sirkulasi darah dan fungsi kelenjar getah bening. Dengan demikian detoksifikasi dalam tubuh tetap berjalan lancar.

Pernyataan di atas artinya kita jangan hanya bermalas-malasan saat puasa, jangan hanya tidur dan main game sambil menunggu adzan maghrib. Saat puasa kita harus tetap melakukan aktivitas fisik seperti biasanya agar detoksifikasi tubuh tetap berjalan lancar.

Tidurnya orang yang sedang berpuasa memang berpahala. Tetapi tidak berarti kita terus-terusan tidur hingga menjelang berbuka puasa. Artinya, tidur saja berpahala apalagi melakukan aktivitas yang bermanfaat, termasuk aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu berolahraga.

 

  1. 2. Mengusir rasa malas dan mengantuk

Orang yang merasa badannya lemas, malas, mengantuk saat berpuasa disebabkan karena aktivitas fisiknya rendah. Akan terasa sangat lapar dan haus jika kita hanya tidur dan bermalas-malasan saat puasa. Apalagi tidur di pagi hari, bangun tidur badan terasa lemas. Jam 10 pagi sudah terasa lapar dan haus.

Untuk mengatasinya, lakukan aktivitas fisik seperti biasanya. Lakukan yang ringan-ringan saja, yang penting ada aktivitas. Aktivitas fisik dan berolahraga dapat mengubah energi cadangan atau lemak tubuh menjadi glukosa yang akan mengusir rasa lesu, letih, malas, dan mengantuk. Selain itu, selama berolahraga tubuh melepaskan hormon endorfin yang membuat kita merasa senang dan bersemangat.

  1. 3. Menurunkan berat badan

Tanpa olahraga, sebenarnya puasa justru akan menaikkan berat badan karena nafsu makan semakin tidak terkontrol saat berbuka puasa. Orang  yang rutin berolahraga meskipun saat puasa, fungsi organ tubuhnya berjalan normal sehingga ia akan makan sesuai kebutuhan tubuh. Sedangkan orang tidak pernah olahraga akan cenderung mengisi perut sesuai keinginan hawa nafsu. Ia cenderung melakukan upaya ‘balas dendam’ saat berbuka puasa karena seharian tidak makan.

Bagi Anda yang mempunyai masalah berat badan, inilah saat yang tepat untuk menurunkannya. Berolahraga saat perut kosong adalah jawabannya. Pembakaran yang terjadi saat berolahraga adalah pembakaran energi cadangan yang berupa lemak tubuh. Anda akan mendapatkan tubuh yang kencang tanpa lipatan-lipatan lemak. Tubuh Anda akan menjadi ideal dan proporsional jika momen ini bisa Anda manfaatkan dengan baik dan benar.

sumber: www.hojabcomplements,com

Ada yang bisa dibantu?